Alasan Anakan Flemish Giant Rekomended untuk Bibit Kelinci Pedaging

Alasan Anakan Flemish Giant Rekomended untuk Bibit Kelinci Pedaging

Saat ini, kuliner daging kelinci sudah semakin menarik banyak penggemar di semua kota di Indonesia. Mulai dari pengolahan dalam bentuk sate kelinci, rica-rica, bahkan gulai. Dengan semakin banyaknya peminat daging kelinci, para usaha kuliner daging kelinci membutuhkan lebih banyak suplier dari peternak.

Hal ini dipandang sebagai peluang bisnis yang cukup memadai oleh masyarakat, apalagi bagi mereka yang punya bisnis jual kelinci german giant. Maka tidak heran jika banyak masyarakat yang mulai membuka bisnis ternak kelinci pedaging.

Ada beberapa jenis kelinci yang bisa dijadikan santapan. Sebenarnya, kelinci lokal pun bisa dijadikan santapan lezat untuk keluarga. Namun sayang, tubuhnya yang mungil membuat kelinci ini tidak banyak menghasilkan daging.

Nah, diantara beberapa jenis kelinci pedaging, anakan Flemish Giant merupakan salah satu jenis kelinci yang rekomended untuk dijadikan bibit ternak. Beberapa alasannya adalah sebagai berikut.

  1. Memiliki banyak daging

Kelinci Flemish Giant yang telah tumbuh dewasa memiliki postur tubuh yang besar dan tinggi. Bahkan kelinci jenis ini merupakan jenis kelinci yang paling besar daripada jenis kelinci yang lain.

Postur tubuh yang besar membuat tubuhnya memanjang hingga mencapai 50 sampai 60 cm. Sedangkan berat badannya bisa mencapai 15 kg jika mendapat perawatan dan asupan gizi makanan yang baik.

Jika benar-benar berminat untuk digemukkan dengan nutrisi khusus, kelinci Flemish Giant bisa mencapai berat 20 kg.

Dengan tubuhnya yang super besar dan tinggi tersebut, tentu saja ia memiliki banyak daging yang siap untuk dipasok ke warung-warung kuliner daging kelinci dan menjadi santapan yang empuk lagi lezat. Benar-benar potensial untuk dijadikan bibit ternak bisnis kelinci pedaging, bukan?

  1. Perawatan Flemish Giant tidak sulit

Mengingat kelinci Flemish Giant merupakan jenis kelinci pedaging, maka perawatannya tentu lebih mudah dan tidak serumit perawatan kelinci hias.

Cukup dengan menjaga kebersihan kandang, memberi makanan secara rutin, serta memberikan vitamin / suplemen agar kesehatannya terjaga dengan baik.

Selain itu, hanya perlu perhatian khusus jika terdapat gejala penyakit atau infeksi kuman seperti matanya yang mulai berair atau berselaput, dan fesesnya tidak kering / mengalami diare.

Itulah sedikitnya 2 alasan mengapa anakan kelinci jenis Flemish Giant rekomended untuk dijadikan bibit ternak pedaging.

Kedua alasan tersebut tentu sudah menunjukkan bahwa kelinci jenis ini memiliki potensi yang cukup tinggi untuk dijadikan bisnis ternak. Dengan harga jual yang cukup tinggi, tentu kamu bisa meraup keuntungan yang tinggi pula, bukan?